Esports Indonesia Logo

Irak Larang Video Game PUBG Berunsur Kekerasan

by E-Sport Indonesia

Irak memberlakukan larangan bagi sejumlah video game yang mengandung unsur kekerasan didalamnya, salah satunya adalah game bergenre fighting game dan shoter game. Sebagian negara mungkin memperbolehkan game tersebut, tapi di sejumlah negara lain, tentu game ini menimbulkan kontroversi. Hal ini seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih. Akses internet yang kian meluas, dan murahnya harga gadget membuat orang awam dengan mudah terjun di dunia game.

Sejumlah Game Dianggap Berdampak Buruk

Irak Larang Video Game PUBG Berunsur Kekerasan

Video game yang dilarang oleh pemerintah Irak tersebut dianggap memberikan dampak yang negative didalamnya, serta menuai kontroversi itu sendiri. Sebagaimana yang diketahui bahwa salah satu game tersebut adalah PUBG. Ini adalah sebuah game yang sangat terkenal dan dimainkan oleh banyak player di dunia. Tapi semenjak rilisnya game ini dan dikhawatirkan menimbulkan dampak, sejumlah negara mulai mengawasi ketat game ini.

Salah satunya adalah India yang jelas-jelas melarang adanya video game PUBG ini dimainkan oleh player. Bahkan pemerintah setempat juga sempat menangkap 10 orang yang diduga melanggar aturan tersebut. Di negara lain juga ada hal yang sama terjadi, kali ini negara Nepal. Mereka melarang game tersebut untuk dimainkan. Artinya segala akses pemain ke game PUBG ini akan diblokir secara langsung.

PUBG Diduga Mengandung Kekerasan

Irak Larang Video Game PUBG Berunsur Kekerasan

Video game PUBG ini dilarang oleh pemerintah setempat karena dianggap sebagai sesuattu yang mengandung unsur kekerasan. Bahkan secara tegas pemerintah Irak melarang game sejenis ini masuk didalamnya. Parlemen Irak juga menegaskan bahwa resolusi ini merupakan hal yang sangat penting dalam rangka menghilangkan dampak negatif yang bisa ditimbulkan oleh game terkait didalamnya. Hal ini akan memberikan ancaman sosial dan moral kepada anak-anak dan remaja yang ada didalamnya.

Pada akhirnya, pemerintah Irak pun juga akan segera memblokir akses menuju game tersebut. Transaksi financial yang dilakukan didalamnya pun juga akan segera dihentikan dalam waktu yang tak bisa ditentukan.

Dikhawatirkan Berdampak Kecanduan

Irak Larang Video Game PUBG Berunsur Kekerasan

Hal lainnya yang membuat video game ini dilarang adalah dampaknya yang bisa membuat pemain kecanduan. Hal ini sebagaimana diungkapkan oleh Ulama Shia Muslim, Moqtada Al-Sadr yang mengatakan bahwa game ini mengajarkan pemain untuk membunuh satu atau dua orang lainnya. Menurutnya, ini bukanlah game kecerdasan, melainkan game militer yang akan mengajarkan kepada pemainnya tentang cara menang untuk bertaruh.

Moqtada pun juga memanggil sejumlah pemuda yang ada di negara Irak untuk berhenti bermain di game ini karena semakin bisa berdampak kecanduan, para pemain pun juga akan bisa terpengaruh dalam sisi psikologi yang dimilikinya. Hal ini tentu akan berdampak kurang bagus nantinya. Di sisi lain, penggemar game ini juga ada banyak sekali di seluruh dunia. Tentu saja hal tersebut akan memberikan dampak yang tak terhentikan.